Penyerahan Pendamping Kalurahan Budaya Tahun 2026

Dian Prasetyo 11 Februari 2026 09:55:33 WIB

Tim Monitoring dan Evaluasi Kalurahan Budaya Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin oleh Bapak CB. SUPRIYANTO menyerahkan Pendamping Kalurahan Budaya untuk Kalurahan Jerukwudel pada Selasa, 10 Februari 2026 di Pendopo Balai Kalurahan Jerukwudel. Pendamping Kalurahan Budaya merupakan tenaga ahli dari Dinas Kebudayaan Daerah D.I. Yogyakarta yang diperbantukan untuk mendampingi Pemerintah Kalurahan dan Pengurus Kalurahan Budaya dalam upaya menggali, melestarikan, dan mengembangkan potensi budaya di Kalurahan Budaya se D.I. Yogyakarta. 

Dwi Cahyono S.Sn. putra asli Kalurahan Jerukwudel yang pada tahun lalu menjadi pendamping kalurahan budaya di Kalurahan Jerukwudel, tahun 2026 ini ditugaskan kembali untuk mendampingi Kalurahan Jerukwudel dalam lebih menonjolkan eksistensi dan eksplorasi nilai budaya di Kalurahan Jerukwudel. Dalam acara penyerahannya, Tim Monev Kalurahan Budaya juga memberikan masukan kepada Pemerintah Kalurahan untuk senantiasa dapat mengakses sumber anggaran bantuan keuangan khusus Danais agar upaya Pemerintah Kalurahan dan warga masyarakat dalam mengembangkan nilai budaya dapat lebih banyak memberdayakan masyarakat, sehingga menumbuhkan banyak aktivitas perekonomian. Pemerintah Kalurahan Jerukwudel diharapkan dapat bekerja sama dalam menangkap peluang wisata budaya menjadi produk yang memiliki nilai jual. 

Lurah Jerukwudel Bapak FA. Fajar Wijayanto mengucapkan banyak terima kasih atas diserahkannya pendamping di Kalurahan Jerukwudel Jerukwudel, apalagi pendamping sendiri merupakan orang asli dari Jerukwudel yang sudah banyak memahami nilai-nilai budaya Jerukwudel, diharapkan semakin dapat bersinergi dengan pemerintah kalurahan untuk berbuat banyak terhadap pelestarian dan pengembangan nilai budaya di Jerukwudel. Kekurangan sumber daya anggaran tidak akan menyurutkan program Pemerintah Kalurahan Jerukwudel untuk senantiasa mendorong masyarakat dalam rangka peningkatan aktivitas kebudayaan sejalan dengan peningkatan aktivitas perekonomian warga. Sehingga anggaran yang dikeluarkan baik dari anggaran resmi APBKal maupun swadaya masyarakat dapat kembali dinikmati menjadi income.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung